Kamis, 25 Oktober 2012

CERITA HIDUP IX







_________________KENYATAAN_________________________________
Dari kenyataam masa kecil hingga saat inilah aku berusaha menyikapi tentang hidupku.
Berbagai hal yang telah ku lalui.
Banyak sekali hal yang aku dapatkan dalam prjalanan hidup saya.
Kadang aku hampir putus asa dalam hidup ini, namun saat aku melihat wajah ke dua anak-anakku,,sorot yang merindukan belaian kasih sayang,, wajah yang selalu mengharapkan ibunya menyiapkan perlengkapan sekolah di pagi hari dan memberikan kecupan saat mereka berangakat sekolah.
Raut wajah yang ingin ayahnya selalu mendampingi mereka saat belajar, dan sorot wajah yang ingin selalu mendengar dongeng sebelum mereka terlelap..
Kalau inget itu semua aku merasa laki-laki yang paling berdosa di muka bumi ini.
Namun inilah kenyataan, dalam nafasku hanya ada anak-anakku .
Aku harus bangkit...bersama wajah-wajah mereka (anak-anakku).

*ini adalah rangkuman akhir cerita tentang "CERITA HIDUP" I s/d VIII.


************************** ELANG WIJAYA*************************

CERITA HIDUP VIII







_______________________RUJUK____________________________________
1 tahun sudah kami bercerai akhirnya kami rujuk kembali.
Dan kembali membina rumah tangga .
Bermacam-macam hal kami alami,,dari romantis hingga bertengkar hingga berpindah-pindah tempat tinggal, sekolah anak-anak pun jadi sering berpindah-pindah dari kota satu ke kota yang lain.
Hingga kota terakhir adalah Jogja kampung halaman aku dimana aku di lahirkan.
Di rumah bambu kami hidup bersama dengan suka dan dukanya.
Dan dengan berbagai persoalan juga tak kunjung usai.
Namun kami  slalu berusaha tuk bertahan dengan segala kekuranganku.
Rupanya memang manusia tak lahir sempurna.
Aku gagal menjadi suami yang baik..suami dambaan istri.
Aku gasgal menjadi ayah yang bisa membuat anaknya damai dalam peluk ibunya dan dekapan ayahnya.
Kamipun kembali berpisah 3 tahun yang lalu dengan masing-masing membawa 1 anak.

___________________BERSAMBUNG____________________________

CERITA HIDUP VII






_______________________KETEMU JODOH_______________________________________
Aku terhipnotis kenyataan selama hampir 1 tahun.
Tak ada yang aku lakukan ,,aku seperti orang linglung tanpa punya kesadaran. tak punya harapan,,tak punya tujuan.
Hanya mengikuti arah angin kemana akan membawa diriku pergi.

Akhirnya aku di bawa ke tempat terapi di rumah seorang kiyai di daerah Tiken wonogiri.
Selama 6 bulan aku menjalani terapi, dan akhirnya normal kembali.
Di sinilah aku belajar tentang hidup .
Di sinilah aku belajar tentang kenyataan.
Di sinilah aku belajar tentang kesabaran.
Di sinilah aku belajar nerimo ing pandum.
Dan aku kembali ke jakarta dan bekerja sebagai tenaga jasa surveyor kartu kredit bank niaga.
Di tahun 1996,,di sinilah aku bertemu dengan seorang gadis yang 14 tahun lalu melahirkan anak pertamaku.
27 oktober 1997 kami menikah.
Lalu 10 Desember 1998 lahirlah putra pertama kami.
HIdup kami biasa-biasa saja dalam segala kekuranganya.
Keributan sering terjadi .
1 tahun usia putra pertamaku,,kami berpisah(cerai)
Dengan berbagai alasan.


_______________________BERSANBUNG_______________________________________

CERITA HIDUP VI







_____________________HALILINTAR_____________________________________
Seperti yang sudah lalu aku kembali ke jakarta denga pekerjaan yang berbeda lagi.
Kali ini aku bekerja sebagai kasir sebuah koperasi di universitas tri sakti jakarta.
Aku sudah mulai menemukan kembali rasa percaya diriku.
Hingga suatu hari aku di kenalkan dengan  seorang gadis berjilbab (dia mengaku anak tunggal dari daerah subang dan kuliah di UI.)
Aku samgat senang,,,,,aku suka,
Dan suatu ketika dia ikut aku pulang kampung selama 1 minggu.
Ternyata dia bukan orang sembarangan. Dia punya ilmu gaib.
Banyak tetangga yang main ke rumahku tiap hari.dan ingin berkenalan dengan tamu baruku tsb.
Ramailah mereka berurusan dengan yang berbau mistig.
sementara aku cuma sebagai penonton...aku tidak tau apa-apa tentang mistig.
Setelah 1 minggu ,,, kembalilah kami ke jakarta.
Dan aku bekerja seperti biasa..
Di sore hari saat kami sedang duduk berdua di halte bis,,,terdengar suara laki-laki dewasa.
"maaf mas saya mau ketemu istri saya"
Ternyata wanita di samping ku ini yang di maksud.wanita yang pernah ikut aku ke kampung aku
Wanita yang pernah tinggal di rumah ku slama 1 minggu,.
Lemas,,,,gontai,,,,akupun pulang ke kontrakanku.
Dalam beberapa hari urusan jadi panjang.
Setelah urusan selasai aku kembali pulang kampung.

_____________________BERSAMBUNG_____________________________________

CERITA HIDUP V






_____________________TAK ADA KASIH SAYANG____________________________________
Di sinilah aku mulai merasakan kekerasan dan kasarnya sikap serta perlakuan kasar dari seorang ayah.
Tak ada kasih syang yang ku rasakan tak ada belaian kasih sayang ,hanya kemarahan yang aku terima setiap bapak pulang dari semarang.
Aku hanya bisa pasrah......apa yang terjadi terjadilah.
Hingga suatu ketika aku di diemin selama 6 bulan...tak pernah di tegur apa lagi di kasih uang untuk kebutuhan pribadi. (saat itu posisi bapak ada di rumah sampai  2tahun.
Pada suatu ketika ada teman yang ngajak aku kerja di jakarta. Tanpa pikir panjang aku mau.
Samapilah aku di jakarta dengan pekerjaan sebagai tukang perawat kebun (jongos).
Di sinilah aku belajar mengemudi mobil, hingga akhirnya aku bisa mengemudi mobil.
Setelah 1 tahun aku berhenti bekerja dan pulang kampung.
Bapak sudah mulai mau menegur aku.
Dan selanjutnya aku kembali ke jakarta denga pekerjaan yang berbeda, yaitu sebagai penjaga bilyard.
4 tahun aku bekerja di sini,,dengan berbagai pengalaman baru.
Akupun berhanti dan pulang kampung, dengan membawa bekal sudah bisa mengemudi dan punya SIM.

__________________________BERSAMBUNG_______________________________________

CERITA HIDUP IV




____________________BERANTAKAN__________________________________________
Tibalah saatnya aku akan menghadapi ujian semester.
4bulan uang SPPbelum di bayar.
berkali-kali aku di suruh menghadap ke BP karena belum membayar SPP.
Ada beberapa siswa yang belum mendapat kartu ujian salah satunya adalah aku.
"mungkin aku tidak dapat mengikuti ujian"pikirku saat itu.
Tanpa pikir pamjang aku nyusul bapakku ke semarang, dg tujuan minta uang bayaran SPP.
Kemarahan yang aku dapatkan.,caci maki, sumpah serapah kemarahan sang bapak.
Tak tahu lagi apa yang harus aku lakukan, aku putus asa,aku malu kembali ke sekolah tanpa membawa uang SPP.
Akhirnya aku mencoba bekerja sebagai buruh bangunan dg upah Rp.2.000/hr.
Dengan numpang tinggal di rumah om bersama bapakku selama 1 bulan.
Saya tidak kuat tiap hari mendengar kemarahan sang bapak,akhirnya aku pulang ke jogja berkumpul dg ibuku dan 5 adikku.yang aku tanpa skolah.

_______________BERSAMBUNG_____________________________________________________

CERITA HIDUP III




_____________________MULAI BANDEL_____________________________
KLas 3 sudah aku di SMP ini.
Pada saat liburan stelah kenaikan klas ke klas 3,aku main ke rumah uwa (kakak dari ibuku) di kota semarang.
Beliau punya anak gadis cantik sekali.
Usianaya 4 th lebih tua dari aku.
Di semarang kami slalu bersama-sama setiap hari.
Hingga saat liburan habis dia ikut aku ke kampung aku.
Dia sudah tak sekolah.
Seperti wktu di semarang dia selalu ikut kemanapun aku pergi keculi skolah.
Satu hal yang membuat aku merasa seperti orang dewasa.,,dia selau menyiapkan perlengkapan sekolah aku tiap pagi layaknya seorang istri menyiapkan perlengkapan suaminya.
Aku senang sekali saat itu.
Hingga di suatu malam,saat kami sedang bercengkrama di teras rumah, dia tiba-tiba mencium pipiku.
Aku kaget luar biasa,,pertamakalinya aku di cium seorang gadis.
Setelah 1 bulan dia tinggal di rumah aku,orang tua ku pun mencium gelagat kami.CINTA TERLARANG.
Akhirnya dia di pulangkan ke Semarang.
Hancur, Remuk Redam hatiku,,ternyata kami saling suka.
Sepeninggalan dia sekolahku amburadul.
Aku tidak punya semangat lagi.

____________________BERSAMBUNG_______________________________________________

CERITA HIDUP II



_________________CINTA MONYET__________________________________
Akhirnya masuklah aku di SMP favorit tsb.
Namun di SMP tersebut aku kurang pE-Dekarena di SMP ini yang sekolah rata-rata anak orang kaya.
Sehingga aku kurang agul karena tidak pe-de.
Namun teman-temanku baik-baik aku punya 5 sahabat yang baik sama aku.
Hingga suatu ketika mereka pernah tinggal di rumahku yang serba kekurangan itu selama 1 minggu.
orang tuaku sangat senang dengan kehadiran mereka.
Mereka sopan dan tidak sombong.
Di sekolah ada ekstra kulikuller mreka ambil olah raga sedang aku ambil seni musik kulintang.
Disuatu ketika aku brkenalan dg seorang cewe' yang tinggal di samping sekolahku.
Dia kakak kelas di sekolah yang berbeda.
Singkat cerita terjadilah CINTA MONYET.
Adayang istimewa dia selalu memberiku kue dan air minum aku pelajaran olah raga.(jam skolahnya brbeda).
2tahun sudah kami menjalani hubungan CINTA MONYET.
Di saat aku klas 2 akhir dia lulus SMP,
Akhirnya kami jarang ketemu karena dia skolh di luar kota.


_____________BERSAMBUNG___________________________________________

CERITA HIDUP I





    ____________MASA KECIL_____________________
Elang Wijaya terlahir di sebuah desa pelosok di wilayah jogjakarta.
Di dalam kesederhanaan aku hidup bersama kedua drang tuaku dan 5 adikku.
dalam kehidupan yang serba kekurangan aku terpksamenjual keringat membantu meringankan beban orang tuaku.
Hingga suatu ketika sat mau ujian klas 6 SD tidak punya buku pket persiapan ujian,dan harus beli.
Sementara pada saat itu jangankan beli buku,mau beli tempe saja sering kekurangan.Maka di suatu ketika aku harus buruh(membantu tetangga) menanam kacang dg upah Rp.300/hr..sementara harga bukuRp.6.000.
Akhirnya berkat kerja kerasku terbeli juga lah buku tsb.
Dan tidak sia-sia,,,,hasil kelulusanku dapat peringkat 4 dari 120 murid yang lulus.
Namun hampir saja aku putus asa,karena tidak akan di lanjutkan sekolah ke tingkat SMP karena tak ada biaya.
Namun ALLAH maha pengasih, selalu tahu kebutuhan hambanya yang punya semangat.
Akhirnya aku bisa masuk SMPN 2 semin,(sekolah favorit) di wlayah kami, dengan peringkat 19 nilai NEM tertinggi dari 460 calon siswa yang di terima di sekolah tsb.

__________BERSAMBUNG________________________



-----------------------------------------------------Elang Wijaya--------------------

Rabu, 24 Oktober 2012